Selasa, 27 September 2016

Tugas Membedah dan Membuat Sinopsis Buku 'PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENINGKATANNYA'



Sinopsis buku
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENIGNKATANNYA
Edisi pertama, Cetakan ke-2
Copyright ©2015
Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
ISBN 978-979-9472-18-2
15 x 23 cm
Cetakan ke-2, September 2015
CV.infomedika
Penulis
DR.H. Hendra Sofyan, M.SI
Editor
DR.Hj. Evita Anggereini, M.Si
Desain cover
Penata letak
DR.H. Hendra Sofyan, M.SI
Ardhy Pratama
Percetakan
CV.INFOMEDIKA
Penerbit
CV.INFOMEDIKA
Jl. Pramuka No. 27 C
Telp/Fax.: (021) 8504018
A.   Kata Pengantar
Seperti buku pada umumnya, buku ini pada lembaran awal juga memiliki halaman kata pegantar yang berisi rasa puji dan syukur penulis karena dapat menyelesaikan penulisan buku dengan sangat baik juga rasa terimakasih penulis kepada semua pihak yang telah membantu untuk penerbitan buku ini sendiri. Pada halaman ini juga dijelaskan bahwa buku ini ditulis berdasarkan pengalaman teoritis dan emirik yang dialami oleh penulis sendiri.

B.   Daftar Isi
Setelah halaman kata pengantar, selanjutnya adalah halaman DAFTAR ISI. Pada halaman ini pembaca dapat melihat secara keseluruhan judul dan sub judul yang akan di bahas pada setiap bab. Penyusunan daftar pada halaman DAFTAR ISI juga disusun dengan sangat rapi sehingga sangat memudahkan pembaca untuk mencari judul maupun sub judul tertentu yang diperlukan pada bab yang telah ditentukan.

C.   BAB I. Pendahuluan

Membahas bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (0-8th) adalah berfungsi sebagai sarana untuk membantu tumbuh kembang anak serta kesiapn rohani dan jasmani anak dalam mengikuti pendidikan lebih lanjut. Hal ini tidak hanya berdasarkan pada teori tetapi juga memiliki landasan hokum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Perlu juga diketahui bahwasanya Anak Usia Dini melalui proses pembelajara sambil bermain. Dimana menurut penelitian di Universitas Indonesia bahwasanya bermain merupakan sebuah kebutuhan bagi anak. Dimana saat masa bermain anak tercukupi, hal ini akan membantu perkembangan kognitif anak pada saat melewati pendidikan lebih lanjut. Selain berjalannya proses pembelajaran yang dilakukan secara bermain, tentu fasilitas bermain anak harus didukung dengan baik. Dan serta guru pendidik harus pintar membawa diri sehingga proses pembelajaran bisa dilewatkan dengan menyenangkan.
Selain itu, penulis juga membahas metode pembelajaran RKH (Rencana Kegiatan Harian) dan RKM(Rencana Kegiatan Mingguan) yang disusun dengan tematik. Metode ini mempermudah pengajar dalam penyampaian materi yang telah ditentukan oleh kurikulum secara menyenangkn dan menghindari pengulangan penyampaian materi yang bisa menyebabkan anak didik merasa bosan.
Secara praktik masih banyak staff pengajar Anak Usia Dini yang melakukan kesalahan dalam melakukan proses pembelajaran, seperti proses belajar mengajar yang kurang menyenangkan serta mengurangi waktu bermain anak.

Berdasarkan uraian singkat diatas penulis tertarik untuk menulis buku tentang “PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENIGNKATANNYA” yang diharapkan bisa menjadi pedoman bagi pengajar, orang tua, baik kalangan pelajar yang mempelajari tentang Anak Usia Dini.
a.       Tujuan Pembelajaran

Bertujuan untuk mengembangkan setiap aspek perkembangan Anak Usia Dini. Dengan beberapa point penting :
1.      Memahami konsep dasar perkembangan anak
2.      Memahami teori dasar perkembangan anak
3.      Mengembangkan aspek perkembangan fisik motorik anak
4.      Mengembangkan aspek perkembangan bahasa anak
5.      Mengembangkan aspek perkembangan sosial emosional anak
6.      Mengembangkan aspek perkembangan kognitif anak
7.      Mengembangkan aspek perkembangan moral dan agama anak
8.      Memahami konsep dasar mengenai Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD)
9.      Memahami pelaksanaan pembelajaran tematik dia taman kanak-kanak
10.  Menjelaskan proses penyusunan Rancangn Kegiatan Mingguan(RKM) dan Rancangan Kegiatan Harian(RKH) untuk pembelajaran dengan pendekatan tematik di taman kanak-kanak
11.  Dapat mengukur perkembangan Anak Usia Dini yang berkaitan dengan peningkatan perkembangan melalui pembelajaran dengan pendekatan tematik.


b.      Relevansi

Buku ini relevan dengan rujukan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini dan sesuai dengan prinsip, karakteristik dan pekembangan anak.


c.       Penggunaan Isi Buku

Merupakan buku rujukan untuk memahami perkembangan Anak Usia Dini yang dapat digunakan oleh para orang tua, mahasiswa/i calon guru PAUD sebagai bahan ajar maupun bacaan.







D.   BAB II. Hakikat dan Landasan Perkembangan Anak Usia Dini
Perkembangan pada anak perlu dipahami dengan sangat baik, karena setiap anak itu unik dan secara individual menawarkan kontribusi bagi kebudayaan manusia. Secara inidividu, pendidik serta orangtua, aspek perkembangan anakm emiliki fungsinya masing-masing.
Pendidikan awal formal Taman Kanak-Kanak merupakan pendidikan pra-sekolah bagi anak usia 4-6 tahun yang bukan merupakan pra-syarat untuk menempuh pendidikan lanjutan, melainkan berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi anak sejak dini sehingga anak dapat berkembang secara wajar sebagai seorang anak.
Pemahaman aspek perkembangan anak diperlukan bagi seorang pendidik untuk mengetahui bahwa kali pertama kali sekolah untuk belajar merupakan hal yang berat bagi seorang anak. Serta pendidik di Taman Kanak-Kanak diharuskan  untuk mengetahui masalah-masalah khusus yang dihadapi oleh anak dalam proses perkembangan menuju kepada kedewasaaan.
Penyelenggraraan Taman Kanak-Kanak sendiri dimaksudkan untuk mempersiapkan anak dalam memasuki dunia belajar.
Taman Kanak-Kanak bukanlah sekolah, sehingga sistem pembelajaran anak tidak bisa disamakan bagaimana sekolah pada umumnya. Pada Taman Kanak-Kanak  sendiri lebih diarahkan untuk bermain karena sedang dalam masa pertumbuhan yang sangat membutuhkan bermain dalam prosesnya. Bermain disini harus menekankan beberapa aspek, yaitu; aktif, menyenangkan, voluntir, motivasi internal, memiliki aturan, dan simbolik serta berarti. Dan anak pada masa Taman Kanak-Kanak tidak dipaksakan untuk membaca, menulis, berhitung. Dan anak TK sedang bersosialisasi, tidak hanya berinteraksi pada keluarga, tetapi juga pada teman sekitar yang akan mejadi bekal dalam bersosialisasi didalam masyarakat.
A.   Pengertian  Perkembangan  Anak Usia Dini

Pada sub-bab ini terdapat beberapa pengertian terkait Anak Usia Dini menurut beberapa ahli (Paul Baltes, Werner,), dan juga beberapa definisi perkembangan yang juga merupakan pendapat dari ahli(Lerner).

B.   Prinsip Perkembangan

Objek psikologi perkembangan adalah manusia secara pribadi dan perkembangan manusia dipengaruhi oleh perkembangan masyarakatnya.
Menurutu Myers sendiri terdapat lima prinsip perkembangan, selain Myers, Locke juga mengemukakan pendapatnya tentang prinsip perkembangan yang terdiri atas empat prinsip, serta Baltes yang mengemukakan enam prinsip perkembangan.

**keterangan lebih lanjut mengenai prinsip perkembangan, dapat dilihat pada Buku PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENIGNKATANNYA.
C.   Teori Aspek Perkembangan

1.      Perkembangan Aspek Motorik

a.       Motorik halus
b.      Motorik kasar

Pada sub-bab ini terdapat definisi perkembangan aspek motorik menurut beberapa ahli,dan juga beberapa tabel yang terperinci dalam menjelaskan perkembangan aspek motorik bagi anak pra-sekolah, cara pelatihan motorik anak, serta beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan aspek motorik anak.

2.      Perkembangan Aspek Bahasa

Bahasa merupakan aspek perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Ada beberapa pendapat ahli yang menjelaskan bahasa dan cara mengekspresikan serta pemahamannya bagi anak usia dini. Bahasa juga merupakan suatu keterampilan bagi anak usia dini. (Chomsky, Lovitt, Piaget, Papalia & Olds, Siti Aisyah)

3.      Perkembangan Aspek Sosial-Emosi

Perkembangan sosial mengikuti pola, yaitu urutan perilaku sosial, oleh karena itu dapat diramalkan perilaku sosial anak yang normal pada usia tertentu.
Untuk lebih jelas, didalam buku pada sub-bab ini terdapat tabel dari teori Erik H Erikson yang mempermudah, pendidik, orangtua, serta calon pendidik untuk memahami perkembangan aspek sosial-emosi pada anak usia dini.
Selain tabel teori Erik H Erikson, juga terdapat penjelasan lebih rinci tentang perkembangan aspek sosial-emosi pada anak usia dini yang disesuaikan menurut usia serta perilaku yang sewajarnya terjadi pada usia tertentu dan juga sikap antisipaif yang harus diperhatikan an dilakukan oleh pendidik serta orangtua.

4.      Perkembangan Aspek Kognitif

Pada masa usia dini, anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Terdapat pendapat dari beberapa ahli(Piaget, Vigotsky) serta tabel penjelas.

5.      Perkembangan Aspek Moral

Pada suia dini atau pra-sekolah perkembangan aspek moral anak berada pada level terbawah (preconventions) dimana pada level ini anak tidak menunjukkan internalisasi sari nilai-nilai moral, dimana penilaian moral dikontrol oleh hukuman dan ganjaran eksternal.
Selain teori diatas, ada juga pendapat dari beberapa ahli seperti, Kohlberg, Piaget, John Dewey, Bennet, dan Nucii, serta beberapa tabel pelengkap teori.


E.  BAB III. ANAK USIA DINI
Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya (Berk).
Pendidikan anak usia dini dilakukan diselenggarakan bagi anak sejak lahir sampai dengan enam tahun dan bukan merupaka persyaratan untuk mengikuti pendidikan dasar (UU Nomor 20 Tahun 2008).
Anak TK (4-6th) merupakan masa peka yang penting bagi anak untuk mendapatkan pendidikan. Pengalaman yang diperoleh anak dari lingkungan, termasuk stimulus yang diberikan oleh orang dewasa akan mempengaruhi kehidupan anak dimasa akan datang.
Usia dini juga merupakan periode awal yang paling penting dan mendasar di sepanjang kehidupan manusia. Salah satu penciri masa usia dini adalah the glden ages atau periode keemasan dimana semua potensi anak berkembang paling cepat.
A.   Cara Belajar Anak Usia Dini

Kegiatan yang dilakukan secara sendirian ataupun kelompok, dengan menggunakan alat maupun tidak, menimbulkan kesenangan tanpa menimbangkan hasil akhir, dilakukan secara sukarela dan tidak ada paksaaan dari pihak manapun, dan membangun daya imajinasi anak merupakan definisi dari bermain. Juga terdapat metoda bermain memberikan kebebasan pada anak-anak untuk berbuat sesuai keinginan sehingga dari perilaku anak tersebut akan lahir kurikulum secara alamiah.
Metoda bermain diatas yang dapat diterapkan dalam pendidikan termasuk kegiatan pendidikan anak Taman Kanak-Kanak sebagai kegiata belajar.

B.   Pengertian Bermain

Kegiatan yang dilakukan secara sendirian ataupun kelompok, dengan menggunakan alat maupun tidak, menimbulkan kesenangan tanpa menimbangkan hasil akhir, dilakukan secara sukarela dan tidak ada paksaaan dari pihak manapun, dan membangun daya imajinasi anak.
Pada sub-bab ini juga membahas aspek aspek perkembangan apa saja yang dapat dikembangkan pada anak melalui bermain.





C.   Belajar Melalui Bermain

Pembelajaran pada anak usia dini menggunakan prinsip secara bermain. Dimana pembelajaran disusun sedemikian rupa sehingga menyenangkan, gembira, dan demokratis sehingga menarik anak untuk telibat dalam setiap kegiatan pembelajaran. Anak tidak duduk tenang mendengarkan ceramah gurunya, tetapi mereka aktif berinteraksi dengan berbagai benda dan orang dilingkungannya, baik secara fisik maupun mental. Dan juga ada beberapa aspek yang terlibat dalam proses belajar sambil bermain.

D.   Pengaruh Bermain Bagi Perkembangan Anak

1.      Perkembangan fisik
2.      Perkembangan berkomunikasi
3.      Penyaluran bagi emosional yang terpendam
4.      Penyaluran bagi kebutuhan dan keinginan
5.      Sumber belajar
Selain beberapa aspek diatas, terdapat jug abeberapa teori dari Hurlock dan Catron yang masing-masingnya menyatakan terdapat lima aspek yang terpengaruh selama proses bermain bagi anak.
E.    Hakikat Anak Usia Dini

Berada pada rentang usia 0-8th yang sedang mengalami masa pertumbuhan dari berbagai ospek yang sangat pesat.

F.    Landasan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini

1.      Landasan Yuridis
2.      Landasan Filosofis dan Religi
3.      Landasan Keilmuan dan Empiris



F. BAB IV. PENDEKATAN TEMATIK
          Adalah sistem pembelajaran pada anak yang menggunakan sistem tema, sehingga pelajaran yang diajarkan pada anak lebih terstruktur, tidak tumpang tindih dan menyenangkan.
            A. Pengertian Tema
Merupakan alat atau wadah untuk mengenalkan berbagai konsep pada anak secara utuh. Dengan bermaksud menyatukan isi kurikulum dalam suatu kesatuan yang utuh, memperkaya perbendaharaan bahasa anak didik dan membuat pembelajaran lebih bermakna.
            B. Prinsip Tema
Terdapat Sembilan poin prinsip tema dan beberapa aspek yang diperhatikan. Lebih lengkap dapat dilihat pada buku.

            C. Pengertian Pembelajaran Tematik
Pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna pada siswa.
Terdapat tujuh keuntungan yang didapatkan para siswa jika menggunakan pembelajaran tematik. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat pada buku.

            D. Landasan Pembelajaran Tematik
                        Landasan Filsafat;  Progresivisme,  konstruktivisme dan humanism.
                        Landasan Psikologi meliputi psikolgi perkembangan peserta didik dan
                        psikologi belajar.
                        Landasan Yuridis; UU No. 23 Tahun 2002, UU No. 20 Tahun 2003.

            E. Arti Penting Pembelajaran Tematik
Pembelajaran tematik memiliki peran yang sangat penting selama proses pembelajaran dikarenakan siswa terlibat secara langsung selama proses pembelajaran terjadi. Kaitan konseptual antar mata pelajaran yang di pelajari akan membentuk skema, sehingga siswa akan memperoleh keutuhan dan kebulatan pengetahuan.

            F. Karakterisitk Pembelajaran Tematik
                        1. berpusat pada siswa
                        2. memberikan pengalaman langsung            
                        3. pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas
                        4. menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran
                        5. bersifat fleksibel
                        6. hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
                        7. menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan

            G. Langkah Pengembangan dan Pemilihan Tema
Terdapat Sembilan langkah dan juga tabel untuk memperjelas materi pada sub-bab ini, serta contoh dari tema itu sendiri.

H. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran Tematik
Dengan menentukan materi tentang apa yang akan kita bahas pada hari itu, dan pendidik haru sudah menyiapkan sub tema dari tema yang sudah dipilih.


G. BAB V. PELAKSANAAN KBM DI TAMAN KANAK-KANAK
1.      Kegiatan baris berbaris
2.      Kegiatan pembukaan
3.      Kegiatan inti
4.      Kegiatan makan
5.      Waktu istirahat
6.      Kegiatan penutup

H. BAB VI. PENINGKATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
          DAN KAITANNYA DENGAN PTK

CONTOH PTK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
a.       TUJUAN
b.      TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
c.       METODE DAN DESAIN INTERVENSI TINDAKAN SIKLUS
d.      TAHAP INTERVENSI TINDAKAN
e.       SUBJEK YANG TERLIBAT DAN POSISI PENELITI
f.       HASIL INTERVENSI TINDAKAN YANG DIHARAPKAN
g.      DATA DAN SUMBER DATA
h.      INSTRUMEN
i.        TEKNIK PENYAJIAN DATA
j.        TEKNIK PEMERIKSAAN KEABSAHAN DATA
k.      ANALISIS DATA
l.        KRITERIA KEBERHASILAN TINDAKAN

I. BAB VII. RENCANA KEGIATAN HARIAN ATAU RENCANA
          PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN
a.       Persiapan Mengajar (RPPH)
b.      Kaitan Antara Tema Dengan Perkembangan Anak untuk 16 kali pertemuan

Pada bab ini, terdapat beberapa contoh pembelajaran tematik yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar.

J. BAB VIII. ALAT UMUR PERKEMBANGAN ANAK
          Merupakatn sebuah alat yang digunakan oleh pendidik untuk mengamati sejauh mana anak berkembang dan apakah sesuai dengan perkembangan yang seharusnya terjadi pada usia anak. Beruap tabel yang mana didalamnya sudah tersusun rapi 5 aspek perkembangan anak sesuai kurikulum dan juga cara mengolah tabel itu sendiri.


            Demikian lah yang dapat saya kerjakan dari tugas membedah buku serta membuat sinopsi dari buku “PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENINGKATANNYA’. Penyusunan struktur buku sudah sangat rapi sehingga dapat dijadikan contoh bagi calon pendidik PAUD sendiri ataupun menjadi pegangan bagi orangtua. Adapun kekurangan buku adalah beberpa typo yang terdapat dibeberapa lembar awal buku.
            Terimakasih, wassalam …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar